Study-Area. Powered by Blogger.

Thursday, 10 April 2014

Cara Mengkoneksikan Delphi 7 dengan Database Acces menggunakan ADO


Delphi dapat menggunakan database dari ms Access untuk dipakai sebagai penyimpanan dan pemrosesan data. dengan fasilitas ADO pada delphi 7, dapat dikoneksikan database ms access dengan ekstensi .mds berikut cara melakukan koneksinya:

langkah 1
- buka delphi 7

langkah 2
- pilih bagian ADO
- ambil ADOConnection dan ADOTable dan masukkan ke dalam form
- ADOConnection digunakan untuk melakukan koneksi dengan file database yang telah dibuat.
- ADOTable digunakan untuk mengambil table yang ada di dalam database. pada ADOTable dapat disetting nilai field yang terdapat pada table database yang diambil. ADOTable terkoneksi dengan ADOConnection

langkah 3
- pilih bagian data access
- ambil datasource dan masukkan ke dalam form
- datasource digunakan untuk pengambilan data field yang terdapat di dalam table, datasource secara langsung terkoneksi dengan ADOTable

langkah 4
-doubleklik pada ADOConnection,  kan muncul dialog seperti pada gambar
-lalu klik build

langkah 5
- akan keluar dialog seperti gambar diatas
- pilih microsoft jet 4, microsoft jet 4 digunakan untuk mengenali file database dari ms Access
- kemudian pilih next

langkah 6
- pada bagian conection, pilih lokasi database(ekstensi .mdb) yang sebelumnya telah dibuat
- lakukan test connection untuk melihat database telah terkoneksi atau belum.
- apabila database memiliki password maka isikan pada bagian password dan username
- setelah selesai klik ok

langkah 7
- klik ADOConection, pada bagian properties (bagian kiri bawah) atur seperti pada gambar diatas
- conected diatur true agar file database terkoneksi dengan program yang dibuat
- name dapat diubah sesuai kebutuhan untuk mempermudah pembuatan program yang melibatkan ADOConnection, pada gambar diatas name diubah menjadi koneksi


langkah 8
- klik ADOTable, pada bagian properties (bagian kiri bawah) atur seperti pada gambar diatas
- active digunakan untuk mengaktifkan pengambilan tabel
- name digunakan untuk merubah nama ADOTabel yang digunakan dalam program, pada gambar diatas name diubah menjadi table1
- table direct digunakan untuk melakukan akses table pada database secara langsung
- tablename digunakan untuk melakukan pengambilan table pada file database, seringkali dalam sebuah database terdapat banyak table dan querry, karena itu untuk mengakses banyak table diperlukan banyak ADOTable karena sebuah ADOTable hanya dapat mengakses 1 table saja dalam 1 waktu, pada gambar diatas dipilih table dengan nama database pada file database yang telah diload oleh ADOConnection(ADOConnection harus dalam posisi Connected=true)

langkah 9
- klik datasource, pada bagian properties (bagian kiri bawah) atur seperti pada gambar diatas
- dataset digunakan untuk mengambil data field pada table yang diinginkan, table yang telah aktif dan telah dibuat adalah table dari ADOTable dengan nama table1 karena itu dataset dapat diisi dengna table1
- name juga dirubah untuk mempermudah penulisan program, pada gambar diubah menjadi source1
- setelah pengaturan selesai maka telah terjadi hubungan yaitu pengambilan file database oleh ADOConnection, lalu pengambilan Table Database oleh ADOTable, dan pengambilan data field oleh datasource dan koneksi antara database dan program dalam delphi telah selesai.
- selanjutnya database dapat digunakan sesuai kebutuhan
langkah selanjutnya adalah contoh untuk menampilkan database yang telah dihubungkan

langkah 10
- masuk ke bagian data control
- pilih dbgrid lalu tempatkan apda form seperti pada gambar diatas
- dbgrig adalah tampilan interface berupa table, namun karena belum diisi maka tampilan dbgrid masih kosong seperti pada gambar

langkah 11
- pada bagian properties dbgrid, datasource dapat diisi dengan source1 yaitu nilai dari field yang telah diambil dari database access
- setelah melakukan perubahan properties pada dbgrid maka tampilannya akan berubah dan menampilkan isi table database yang telah diambil seperti terlihat pada gambar
- apabila table tidak muncul pada dbgrid perlu decek kembali apakah ADOConnection sudah connected = true dan apakah ADOTable sudah active = true

langkah 12
- tampilan pada dbgrid merupakan tampilan yang masih kasar dan belum terlihat baik karena itu dapat dilakukan perubahan tampilan dari field dengan ADOTable
- doubleklik pada ADOTable, maka akan muncul form dialog
- selanjutnya klik kanan pada kotak dialog tersebut lau pilih Add all Fields


langkah 13
- setelah field muncul lau dapat dipilih field yang ingin diatur, dan pengaturannya dapat dilakukan melalui bagian properties di kiri bawah
- pada gambar dipilih field kode lalu pada properties diatur visible = false maka selanjutnya pada dbgrid terlihat bahwa field kode menghilang
-field kode sebenarnya amsih ada hanya tidak ditampilkan pada dbgrid karena telah diatur pada properties fieldnya, ini berguna untuk menyembunyikan field yang tidak perlu dilihat

langkah 14
- selanjutnya adalah field nama, pada bagian prperties terlihat size field ini 255 sehingga terlihat sangat panjang pada dbgrid karen itu dapat dipendekkan dengan merubah nilai displaywidth
- pada gambar display width dirubah menjadi 30 sehingga pada dbgrid field name memendek hanya 30 karakter
- tampilan pada dbgrid sudah terlihat sesuai dan baik


langkah 15
- form dapat diatur sesuai dengan keinginan
- program ini telah selesai untuk menampilkan database yang telah terkoneksi

langkah 16
- untuk melakukan save pada delphi 7 dapat dilakukan dengan save all untuk save form dan save project
demikian tutorial singkat mengenai koneksi database Access dengan delphi 7 serta cara unutk menampilkan isi database terkoneksi tersebut pada form delphi.
semoga bermanfaat :)

Thursday, 3 April 2014

Ulead Video Stodio

Pengertian Ulead Secara Garis Besarnya


A. PENDAHULUAN
Video editing dewasa ini sudah mulai banyak diminati oleh banyak kalangan non-profesional untuk mengedit video sederhana hingga tingkat menengah, seperti video dokumen pernikahan, ulang tahun, wisuda, dan lain-lain.
Mengedit video sendiri untuk beberapa orang merupakan kegiatan hobi yang tidak ternilai. Menciptakan kreasi video sendiri lebih asyik ditonton oleh segenap keluarga dari pada menyerahkannya kepada pihak lain.
Dewasa ini telah banyak software ataupun hardware yang mempermudah orang awam untuk mengedit video sendiri. Salah satu software video editing untuk semi-profesional yang cukup banyak diminati adalah Ulead VideoStudio, Ulead Video Studio sekarang sudah memeliki banyak versi dari versi terjadulnya sampai sekarang sudah sampai versi 11. .Alasan mengapa memilih program ini di karenakan selain program ini cukup populer juga program ini kecil, sederhana, ringan, dan amat sangat mudah dipergunakan dan dipelajari.
Bagaimana mengolah file-file gambar dan potonngan video menjadi sebuah video yang menarik sesuai dengan keinginan. Nanti akan coba diuraikan. bisa menambahkan Effect, Title, Overlay dan Sound dalam video. Cara memotong video, Setelah selesai bisa dilanjutkan menjadikan kedalam banyak format seperti dalam bentuk mpg video dengan mengklik “Share” kemudian Create Video File - Pilih VCD PAL Masukkan nama file - Save. Setelah selesai Anda bisa memburning file mpg tadi mejadi VCD.
Dengan menggunakan program Ulead VideoStudio. Diharapkan bisa menjadi seorang video editor yang cukup handal


B. PEMBAHASAN
B.1. Mengenal Element-Element Pada Display Ulead
Sebelum memulai menjalankan program ulead harus menginstal program ulead terlebih dahulu wajib dilakukan , software dapat di beli di toko atau di tempat penyewaan kaset program.
Setelah dilakukan pengistalan program, Berikut merupakan tampilam awal ulead


Berikutnya apa yang harus dilakukan?, setelah membuka tampilan seperti yang terlihat pada gambar lanjutkan dengan meng klik tool bar video studio editor, sehingga selanjutnya akan tampak tampilan seperti berikut:

Namun, Sebelum jauh belajar tentang bagaimana cara mengedit film, diharapkan pengguna software mengenal dan mampu memahami artikulasi juga fungsi element-element yang terdapat pada display software ulead video studio, berikut adalah beberapa element tersebut:
1. Jendela preview
Adalah tempat menampilkan clip view, filter, efek, title. Selain itu jendela preview bertugas menampilkan hasil sementara pengeditan video yang tengah anda lakukan.
2. Panel opsi
Adalah panel yang bertugas menampilkan setting dari sebuah fungsi yang tengah anda jalankan saat ini. Kegunaan dari panel ini adalah sebagai tempat mengatur setting
3. Library
Adalah tempat menyimpan clip-clip, efek, file suara yang sering digunakan dalam video, clip awal sebagai contoh telah disertakan dalam program, namun pengguna software juga dapat melakukan penambahan jika diperlukan.
4. Time line
Adalah tempat melakukan penyusunan dan pengeditan video. Pengguna program ulead akan bekerja didalam time line untuk menghasilkan sebuah video yang diinginkan
5. Panel navigasi
Adalah panel yang berisikan tombol-tombol untuk memainkan sebuah clip atau memotongnya.
Disamping element display di atas, ulead juga mempunyai element editing. Berikut beberapa element editing yang utama terdapat dalam sofware ulead dan fungsinya:
1. Video
Untuk mengambil dan menempatkan clip
2. Image
Untuk mengambil dan menempatkan gambar
3. Audio
Suara diperlukan sebagai ukuran penentu tingkat kesuksesan komposisis video yang dibuat. Suara adalah element penting yang membuat dramatisme video. Dalam ulead mengenal dua jenis audio yaitu audio suara dan audio musik
4. Transision
Transisi adalah vasilitas dalam ulead yang menawarkan cara yang lebih kreatif dan lebih menarik untuk membuat efek perpindahan antara satu clip ke klip lain
5. Video filter
Video filter adalah efek yang dapat diaplikasikan pada klip sehingga penampilan dari clip tersebut berubah. Tersedia banyak efek video clip siap pakai dalam fideo filter, seperti bluer, mazaik, old film, dan lain-lain
6. Title
Adalah tulisan dalam video sebagai keterangan tambahan dari komposisi video yang dibuat.

B.2 Cara Mengedit Film dengan Ulead
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengimpor clip atau gambar pada library ke time line caranya adalah dengan mengklik clip yang diinginkan dibagian library kemudian drag ke arah time line.
Sebelum memulai mengedit film, para editing biasanya melakukan menyesuaikan clip yang akan diedit, seperti apabila apabila sebuah clip dianggao terlalu panjang, maka para editing film akan memendekan. Memendekan clip yang telah dimuat adalah tindakan yang penting dalam editing. Cara memotong sebuah clip dalam ulead sangat mudah, yaitu dengan mengklik ujung clip yang akan dipendekan, kemudian drag kearah dalam sejauh pemendekan yang diinginkan.atau bisa juga dengan menggunakan salah satu fasilitas ulead yaitu dengan mengeklik tombol cut clip dan menggeser clip yang telah dipotong.
Setelah itu para editing bisa memulai mengatur time line. inilah hal yang dianggap paling sulit dan rumit dalam mengedit film. Namun sebagian besar editing menyukai hal ini karena disinilah letak tantangan dalam mengedit video. kapan scene ini muncul, setelah dan sebelum scene yang mana. Selain penempatan scene-nya juga harus disesuaikan dengan musik, Panjang pendeknya scene juga harus disesuaikan dengan panjangnya segmen musik yang jadi latar belakang.
Jadi yang dimaksud mengatur time line itu adalah mengatur perubahan dalam video dari waktu ke waktu. Dari detik ke detik, dari satu frame ke frame yang lain. Seperti kalau kita mengetahui sistem PAL pada TV yang dalam satu detik ada sekitar 24 frame. Jadi untuk clip dengan durasi tiga menitan, memebutuhkan sekitar 4320 frame yang harus diatur, negitu juga dengan sistem pengaturtan timeline. Tetapi dalam ulead sedikit lebih medah, ini karena materi videonya sudah ada, jadi tidak perlu repot mengatur tiap frame. Cukup mengatur pergantian scene demi scene.
Selain mengatur timeline dari scene, juga harus diatur timeline dari efek yang dipakai. Kapan efek blur muncul, berapa lama, kapan filmnya di-freeze atau backward. Kapan teksnya akan muncul, kapan teksnya dianimasi. Karena dibagian memberi efek inilah yang paling rumit sekaligus menyenangkan, Sekian banyak efek yang disediakan, mau memilih yang mana, bagaimana tingkat efeknya, bagian mana yang terkena efek..
Setelah mengetahui bagaimana teori pembuatan sebuah film video, maka berikut adalah cintoh sederhana praktek membuat sebuah film.
Langkah-langkah:
1. Transfer terlebih dahulu video atau gambar pada computer.
2. Buka program ulead, setelah keluar tampilan awal seperti
Klik video studio editor, maka akan keluar tampilan selanjutnya
3. Drag salah satu vasititas pembuka video ke dalam time line, seperti
4. Setelah itu masukkan foto atau Gambar melalui fasilitas image, bisa menggunakan gambar yang telah tersedia atau mengimpor gambar yang lain.
5. Diantara gambar dan video supaya lebih menarik. sisipkan transision, agar perpindahan terasa halus dan menarik
6. Kemudian supaya lebih menarik sisipkan kata-kata pembuka, hal tersebut dapat dilakukan dengan mengklik Title. setelah dalam jendela preview terlihat space untuk menuliskan kata maka editing video bisa menuliskan kata pembuka sesuai dengan keinginan sebagai contoh “MIPA UST PRESENT’ Selanjutnya title dapat diberi efek dengan menggunakan vasilitas yang ada pada ulead.
7. Setelah itu masukkan kembali video yang diinginkan untuk diedit, atau dapat menyisipkan materi foto.
8. Yang terakhir adalah memilih musik atau suara untuk film yang sedang dibuat. Caranya juga sangat sederhana tinggal mengklik dan drag musik kedalam time line. Setelah semua sudah selesai dilanjutkan dengan menyimpan file film yang sudah selesai dibuat, ada banyak versi penyimpanan dalam menyimpan video yang sudah diedit. Para editing dapat menyimpan dalam format apapun seperti (mpeg, dvd, vcd dll) caranya sanagat mudah klik share, lalu klik created video file dan silahkan pilih mau di save dalam format apa.
Bagaimana. mudah bukan membuat sebuah film?, hasil akan menjadi lebih baik jika rajin berlatih juga kuat dalam menciptakan kreasi-kreasi dengan vasilitas yang sudah disediakan dalam sofwere ulead ini.
C. PENUTUP
Ulead video studio merupakan salah satu softwere yang baik untuk belajar bagi para editor film pemula, selain mudah juga tidak membutuhkan kapasitas hardis yang besar.

Wednesday, 2 April 2014

Profil Tim Barcelona




Sejarah Barcelona

Sejarah Futbol Club Barcelona bermula pada 22 Oktober 1899. Saat itu, Joan Gamper memasang iklan di majalah Los Deportes yang menyatakan keinginan untuk membentuk tim sepakbola. Keinginan Gamper terjawab pada 28 November 1899. Sebelas pemain mengadakan pertemuan di Gimnasia Sole, dan pada saat itulah terlahir sebuah klub dengan nama Futbol Club Barcelona. Warna biru dan merah menjadi ciri khas klub kebanggaan warga Catalonia ini.
Barcelona dengan cepat menjelma menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan di Spanyol. Klub berjuluk Alzugrana ini meraih gelar pertama pada 1902, yakni Copa Macaya. Pada tahun yang sama, Barca juga untuk pertama kalinya melaju ke partai puncak Copa del Rey. Di final mereka kalah 1-2 dari Bizcaya (Athletic Bilbao).

Barcelona sempat tak meraih gelar bergengsi karena mengalami krisis keuangan. Pada 1908, Joan Gamper diangkat sebagai Presiden klub. 14 Maret 1909, Barca pindah ke Camp de la Indústria, stadion yang memiliki kapasitas 8000 penonton. Tahun 1922 setelah lepas dari krisi keuangan Barca pindah ke Les Corts, stadion baru yang memiliki kapasitas awal 22.000 kursi dan diperluas menjadi 60.000 kursi.

Di era Joan Gamper, Barcelona mengalami masa-masa emas. Mereka sukses merebut 11 gelar Campeonato de Cataluna, 6 Copa del Rey, dan 4 Pyrenees Cup. Tahun 1928 Barca bersama dengan klub-klub lain berhasil mendirikan kompetisi divisi pertama Spanyol (La Liga). Barca sukses menjuarai edisi pertama La Liga pada musim 1928-29. Sampai sekarang Barca bersama Athletic Bilbao dan Real Madrid tercatat sebagai tim yang tak pernah terdegradasi dari La Liga.

Meskipun situasi politik tak menentu pasca Perang Dunia, Barca sempat meraih sukses di era 1940-an hingga 1950-an. Barca sukses menjuarai La Liga untuk kedua kalinya pada 1944-45. Dengan Josep Samitier dan pemain-pemain seperti César, Ramallets, dan Velasco, Barca kembali menjuarai La Liga pada 1948 dan 1949.

Stadion Camp Nou akhirnya selesai direnovasi dan siap digunakan pada 1957. Itu membuat pengeluaran untuk pembelian pemain terpakai untuk biaya renovasi stadion. Dominasi Real Madrid sempat membuat Barca kesulitan untuk kembali merebut trofi La Liga.

Pada musim 1973-74, Barca sukses mendatangkan bintang Belanda, Johan Cruyff dari Ajax Amsterdam. Kedatangan Cruyff juga diikuti bintang-bintang lainnya yakni Juan Manuel Asensi, Carles Rexach, dan Hugo Sotil. Barca pun sukses merebut gelar La Liga 1973-74.

Pada tahun 1978, Josep Lluís Núñez terpilih sebagai Presiden Barcelona. Selama 22 tahun memimpin Barca, Nunez tak ragu mendatangkan pemain-pemain bintang termasuk Diego Maradona, Romário dan Ronaldo.

Barca kemudian memiliki periode emas, era Dream Team di akhir tahun 1980-an sampai pertengahan tahun 1990-an, dimana saat itu Barca berhasil memenangkan tidak kurang dari 11 piala termasuk empat kali berturut-turut piala La Liga (1991-1994) dan memenangkan Piala Champions  untuk pertama kalinya tahun 1992. Dream team yang saat itu dilatih oleh Cruyff adalah pemain seperti Josep Guardiola, Jose Mari Bakero, Txiki Beguiristain, Gheorghe Hagi, Ronald Koeman, Michael Laudrup, Romario dan Hristo Stoichkov.

Barcelona kembali mengalami masa emas setelah Joan Laporta menjadi Presiden klub pada 2003. Laporta menunjuk Frank Rijkaard sebagai pelatih. Rijkaard sanggup membawa Barca menjuarai La Liga dua musim berturut-turut pada 2003-04 dan 2004-05. Barca juga sukses menjadi juara Liga Champions 2005-06 dengan menundukkan Arsenal di partai puncak.

Setelah mengalami kegagalan pada musim 2007-08, posisi Frank Rijkard digantikan pelatih Pep Guardiola. Pria yang sebelumnya melatih Barcelona B itu sukses merebut treble winners yakni La Liga, Liga Champions, dan Copa del Rey pada musim pertamanya. Dia juga melengkapi kedigdayaan Barca dengan meraih Piala Super Eropa, Piala Super Spanyol, dan Piala Dunia Antarklub. Itu membuat Barca menjadi tim pertama yang meraih sextuple, atau 6 gelar sekaligus dalam satu musim pada tahun 2009. Barca juga sukses menjuarai La Liga dengan mengoleksi 99 poin dari kemungkinan maksimal 114.

Guardiola melanjutkan dominasi Barca di La Liga. Musim 2009-10 dan 2010-11 Barca kembali merebut La Liga. Gelar Piala Dunia Antarklub pada akhir tahun 2011 membuat Guardiola sanggup merebut 13 gelar dari kemungkinan maksimal 16 gelar hanya dalam waktu 3,5 tahun.

Prestasi Barcelona:
Domestik:
21 kali Juara La Liga: Tahun 1929 ; 1945 ; 1948 ; 1949 ; 1952 ; 1953 ; 1959 ; 1960 ; 1974 ; 1985 ; 1991 ; 1992 ; 1993 ; 1994 ; 1998 ; 1999 ; 2005 ; 2006 ; 2009 ; 2010 ; 2011
25 kali Juara Piala Spanyol: Tahun 1910 ; 1912 ; 1913 ; 1919 ; 1922 ; 1925 ; 1926 ; 1928 ; 1942 ; 1951 ; 1952 ; 1953 ; 1957 ; 1959 ; 1963 ; 1968 ; 1971 ; 1978 ; 1981 ; 1983 ; 1988 ; 1990 ; 1997, 1998 ; 2009
10 kali Juara Piala Super Spanyol: Tahun 1983 ; 1991 ; 1992 ; 1994 ; 1996 ; 2005 ; 2006 ; 2009 ; 2010 ; 2011
Eropa:
4 kali Juara Piala European Cup / Champions League: Tahun 1992 ; 2006 ; 2009 ; 2011
4 kali Juara Piala Winners: Tahun 1979 ; 1982 ; 1989 ; 1997
3 kali Juara Piala Inter-Cities Fairs: Tahun 1958, 1960, 1966
4 kali Juara Piala Super Eropa: Tahun 1992 ; 1997 ; 2009 ; 2011
Dunia:
1 kali Runner up Piala Intercontinental: Tahun 1992
2 kali Juara FIFA Club World Cup: Tahun 2009 ; 2011

 

Blogger news

Blogroll

About